SEMOGA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA

menu

Saturday, September 10, 2016

SOAL DAN PEMBAHASAN LISTRIK STATIS

LISTRIK STATIS
Gaya Coulomb
Gaya coulomb adalah gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua atu lebih partikel bermuatan. Sesuai dengan hokum coloumb, besar gaya tarik menarik atau tolak menolak antara 2 partikel bermuatan sebanding  dengan besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dngan kuadrat jarak antarmuatan, secara matematis
Dengan
F = gaya coloumb(N),
q1= muatan partikel pertama,
q2= muatan partikel kedua,
r = jarak antara kedua muatan,

εo=permitivitas listrik vakum=8,85. 10-12 C2/Nm2. 
Medan Listrik
Medan listrik adalah ruang disekitar benda bermuatan listrik di mana benda bermuatan listrik lainnya yang diletakkan dalam ruang ini akan mendapatkan gaya listrik.
Medan listrik oleh muatan titik
Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb persatuan muatan. Secara matematis
Medan listrik oleh bola konduktor bermuatan















Grafik hubungan antara kuat medan listrik (E) dan jarak titik ke pusat bola (r) dapat digambarkan sebagai berikut :
Medan listrik diantara dua keeping sejajar muatan
Dua keping sejajar diberikan muatan listrik sama besar tetapi berlainan jenis. Kuata medan listrik di antara kedua keping tersebut adalah
Dimana
E = kuat medan listrik (N/C)
δ = rapat muatan (C/m2)
A = luas keping
Potensial listrik
Potensial listrik oleh muatan titik
Potensial listrik pada suatu titik yang berjarak r dari muatan q dinyatakan dengan persamaan :
Karena potensial listrik merupakan besaran skalar, maka untuk muatan negatif  dan positif berpengaruh terhadap nilai dan disertakan dalam perhitungan.
Potensial listrik oleh bola konduktor bermuatan
Garfik hubungan antara potensial listrik (V) dan jarak titik kepusat bola (r) dapat digambarkan sebagai berikut
Energi potensial listrik
Sebuah muatan q yang berada pada suatu titik berpotensil V memiliki energy potensial sebesar
Apabila sebuah muatan q dipindahkan antara 2 potensial maka besar usaha yang diperlukan dirumuskan
Hukum kekekalan energi
Gerakan partikel bermuatan dalam medan listrik memiliki energi mekanik yang konstan yang dirumuskan sebagai berikut :
Kapasitas kapasitor keping sejajar
Kapasitas kapasitor adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan mautan llistrik atau energi listrik. Kapasitas kapasitor dinyatakan dengan persamaan
Untuk menentukan besar muatan dan energy yang tersimpan yang tersimpan dirumuskan
Rangkaian seri dan parallel kapasitor
Kapasitor berfungsi sebagai penyimpan muatan, pada rangkaian bias disusun secara seri dan parallel sesuai dengan kebutuhan. Karakteristik seri dan parallel sebagai berikut:
1. Rangkaian seri (rangkaian pembagi tegangan dengan muatan yang sama)











2.    Rangkaian parallel (rangkaian pembagi tmuatan dengan tegangan yang sama)









kumpulan soal dan pembahasan
soal UN 2014 kode A/C/E/M
Tiga muatan listrik A, B, dan C terletak pada posisi seperti pada gambar dibawah. Resultan gaya listrik yang terjadi pada muatan A adalah…….
(k = 9 x109 N.m2­.C-2)





















Soal UN 2014 kode N/Q
perhatikan gambar dua muatan listrik berikut!









perhatikan arah E yang dialami titik P berlawanan jadi resultannya adalah hasil selisih antar 2 muatan jadi akan nol jika besarnya sama


cara praktis
jika kita perhatikan hubungan anatara muatan dan jarak pada rumus medan sebagai berikut:
Didapatkan hubungan r kuadarat berbanding lurus dengan q atau  akar q ber banding lurus dengan r (untuk menentukan q maka r perlu dikuadarat, untuk menentukan r maka q harus diakar). Maka;










Soal UN 2014 kode T/G/J/U
Muatan Q1, Q2 (keduanya positif) terpisah pada jarak 2a seperti pada gambar berikut :





Jika kuat medan listrik total yang ditimbulkan oleh Q1 dan Q2 dititik A sebesar kQ/a2 dan arahnya ke kanan, maka besar Q2 adalah
(    (A)  4 Q                              (C) 2 Q                                               (E) 1/2 Q
     (B)  3 Q                              (D) Q










Soal UN 2013 kode F/I/R
Medan listrik

Dua buah muatan masing-masing bermuatan Q1 = -40 μC dan Q2=+5μC terletak pada posisi seperti pada gambar (k = 9 x 109 N.m2.C-2 dan 1μC=10-6), kuat medan listrik dititik P adalah


(A) 2,25 x 106 N.C-1                     (D) 6,75 x 106 N.C-1
(B) 2,45 x 106 N.C-1­                     (E) 9,00 x 106 N.C-1
(C) 5,25 x 106 N.C-1

Soal UN 2014
Gaya coloumb
Sebuah debu bermassa 1 milligram dapat mengapung diudara karena adanya medan listrik yang menahan debu tersebut. Bila muatan debu tersebut 0,5 μC dan percepatan gravitasi 10 m/s2 tentukan besarnya kuat medan listrik yang dapat menahan debu tersebut :
      (A) 5 N/C                          (C) 20 N/C                             (E) 40 N/C
      (B) 10 N/C                        (D) 25 N/C
     

Karena soal menginginkan kondisi diam dinyatakan dengan pernyataan “menahan” maka berlaku :
Soal UN 2014 kode A/N/R
Potensial pada bola konduktor
Bola konduktor berongga dimuati listrik 100μC seperti pada gambar berikut :


Manakah pernyataan berikut yang benar
     (A) Potensial dititik P sama dengan potensial dititik R
     (B) Potensial dititik Q lebih besar dari potensial dititik R 
     (C) Potensial dititik P lebih besar dari potensial dititik Q
     (D) Potensial listrik terbesar di titik T
     (E) Potensial dititik S sama dengan potensial dititik T
Jawaban A. kawan2 bisa menyimak dari pembahasan teori diatas
SOAL UN 2014 kode A/R
Kapasitor keping sejajar
Lima kapasitor dirangkai sebagai berikut:
Besar muatan pada kapasitor C4 adalah
     (A) 3 coloumb                             (D) 72 coloumb
     (B) 9 coloumb                             (E) 96 coloumb
     (C) 12 coloumb
Untuk menyelesaikan permasalahan soal diatas kawan-kawan perlu menyederhakanrangkaiaanya dan tentukan karakteristik nilai yang sama


Setelah disederhanakan kawan-kawan bisa menentukan besaran yang dicari disoal (q4) dengan mencari komponen-komponen besaran yang sama seperti yang jabarkan berikut:

Untuk menentukan nilai q4 maka yang kita butuhkan V4 dimana :
Karena C3 dan C4 dirangkai secara parallel dan yang mungkin kita cari Vp sebab hanya nilai qp yang bisa ditentukan


Karena qs=qp maka





Karena V4=Vp, maka



Pada sebuah segita seperti gambar disamping , di A disimpan muatan 10-10C dan di B disimpan muatan -10-10 C. jika k = 9 x 109 Nm2/C2, maka usaha untuk memindahkan muatan -10-10 dari C ke D 
(A) Nol                  (C) 18 x 10-10 J          (E) 48 x 10-10 
      (B) 12 x 10-10 J    (D) 24 x 10-10 J
  
    Untuk menyelesaikan soal diatas kita menggunakan persamaan

Berdasarkan persamaan diatas kita tentukan nilai VD dan VC dengan persamaan






















     Usaha untuk memindahkan muatan q = -10-10 dari C ke D adalah


baca juga :

Wednesday, August 31, 2016

SOAL DAN PEMBAHASAN CINCIN NEWTON

Cincin Newton

Pola interferensi yang disebabkan oleh pemantulan cahaya di antara dua permukaan, yaitu permukaan lengkung (lensa cembung) dan permukaan datar yang berdekatan. Ketika diamati menggunakan sinar monokromatis akan terlihat rangkaian pola konsentris (sepusat) berselang-seling antara pola terang dan pola gelap membentuk suatu lingkaran berbentuk cicincin yang disebut cincin newton. perhatikan gejala berikut :
bagan jalannya sinar digambarkan sebagai berikut :
dari gambar bisa kita lihat pola Cincin di bagian luar lebih rapat dibandingkan di bagian dalam. Dengan R adalah jari-jari kelengkungan lensa, dan panjang gelombang cahaya dalam kaca adalah λ, radius cincin terang ke-n, yaitu rn dapat dihitung dengan rumus
                                                            
akan tetapi banyak khasus percobaan pada cincin newton dilakukan diudara sehingga nilai n=1, sehingga persamaannya bisa dituliskan :
dengan m = 1, 2, 3, … adalah nomor urut cincin terang.
Sedangkan radius cincin gelap ke-n, yaitu  rn dapat dihitung dengan rumus
                                                                     
akan tetapi banyak khasus percobaan pada cincin newton dilakukan diudara sehingga nilai n=1, sehingga persamaannya bisa dituliskan :
dengan m = 1, 2, 3, … adalah nomor urut cincin gelap.
Perlu diingat bahwa panjang gelombang λ pada persamaan di atas adalah panjang gelombang cahaya dalam kaca (lensa) yang dapat dinyatakan dengan: λ = λ0/n, di mana λ0 adalah panjang gelombang cahaya di udara dan n adalah indeks bias kaca (lensa).
Soal dan Pembahasan
soal
Pada cincin Newton, jari-jari cincin gelap pertama 1 mm. 1 mm. Jari-jari lensa plan konveks 4 m. Maka panjang gelombang cahaya yang digunakan adalah. . . .
A. 500 Å      B. 4500 Å        C. 5000  Å         D. 55000 Å         E. 2500 Å
Pembahasan
Diketahui :
r = 1 mm = 0,001 m
n= indeks bias udara = 1
R = 4 m
gelap ke 1 = m = 1
Ditanyakan :   λ=  ……
(pada soal tidak ada keterangan panjang gelombang yang ditanyakan adalah panjang gelombang pada pada medium kaca atau diudara jadi kita anggap panjang gelombang pada kaca)
Jawab :         
n r2 =  m λR
1.(0,001)2= 1 λ 4
λ=2500 Å
Soal
Pada percobaan cincin Newton yang menggunakan kaca datar dan lensa plankonveks yang mempunyai jari-jari kelengkungan 25 cm. jika cahaya yang dijatuhkan panjang gelombangnya 5000 Å. tentukan jari-jari cincin gelap dan cincin terang pada orde pertama (1 amstrong = 10-10 m) ?
Pembahasan
Diketahui :
R = 25 cm = 0,25 meter
λ = 5000 A = 5 x 10-7 meter
Karena harga indeks bias kaca yang dipakai tidak diketahui, maka nilai λ di atas adalah panjang gelombang cahaya yang merambat pada kaca ( bukan di udara ).
[a] Jari-jari cincin gelap pertama










[b] Jari-jari cincin terang pertama